Setiap Manusia Di Hadapan Allah Berstatus ODP

Oleh : Hamni Azmi

Saat ini kita sering mendengar kata ODP, bahkan mungkin sering juga menyebutnya. Di masa wabah Korona, status ODP, PDP, OTG jadi nge-hits. .

Apa sih atau siapa sih ODP itu? Dalam konteks virus korona.

ODP atau Orang Dalam Pemantauan artinya seseorang yang memiliki riwayat sempat bepergian ke negara yang telah terinfeksi virus corona atau melakukan kontak dengan orang terinfeksi vius corona. Namun, ia belum menunjukkan adanya gejala-gejala telah terinfeksi virus.

Di hadapan Allah, setiap manusia adalah “ODP” Orang Dalam Pemantauan.

إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلْمِرْصَادِ

Terjemah Arti: Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.

Tafsir Quran Surat Al-Fajr Ayat 14. Sesungguhnya Rabbmu -wahai Rasul- benar-benar memantau dan mengawasi amal perbuatan manusia, untuk memberi balasan bagi yang berbuat baik dengan Surga dan yang berbuat buruk dengan Neraka.

Lalu mengapa kita masih saja berlaku tidak jujur. Masih berlaku tidak adill, zalim, lalai. Masih saja malas dan berlaku sebodo amat. Seolah segala yang dilakukan tak ada yang mengetahui. Dan tak perlu mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat.

Padahal Allah sudah menegaskan bahwa setiap manusia berada dalam pengawasan. Setiap manusia di hadapan Allah berstatus sebagai ODP.

Harusnya kita takut, taat dan jujur dengan perbuatan kita selama masih dalam masa pemantauan Allah. Selama hidup di dunia. Agar balasan yang didapat pun adalah nilai sempurna di hadapan Allah.

Saudaraku, mari kita tampakkan yang terbaik di hadapan pengawas harian kita, agar dinilai sebagai hamba terbaik di hadapanNya.

Semoga Allah mudahkan kita menjadi hamba terbaik di hadapanNya dan di hadapan makhlukNya.

Amin ya rabbal alamin.

Barakallahu fiikum

Sebamban Bumi Bersujud,

04 Ramadhan 1441 H

Dhia El Widad / Hamni Azmi

0Shares